Rabu, 18 Juli 2012

STATUTA FIFA & AFC TSB,KOMPETISI ISL ATAU IPL ?

Kisruh kompetisi ISL dan
Indonesia Primer League
(IPL), Ketua Pengprov PSSI
Jabar sekaligus mantan
anggota Exco PSSI, Tony
Apriliani mengaku, tengah menunggu surat keputusan
Join Committee FIFA dan
AFC utk menyelesaikan
konflik dualisme tsb. "Kompetisi ISL kan sudah
berakhir. Siapa yg juara
dan yg di degradasi sudah
jelas. Sekarang kami
sedang melakukan
evaluasi, & nantinya akan dilaporkan kpd Join
Committee," ujar Tony
ditemui di Kantor Pengprov
PSSI Jabar, Jalan Lodaya
Bandung, kemarin (14/7).

Penilaian Join Committee,
nantinya menjadi
penyelesaian terhadap
dualisme kompetisi. Dimana
kedua kompetisi, baik ISL &
IPL akan diujikan. “Jadi mana kompetisi yg layak
sesuai statuta FIFA dan AFC
akan ditentukan termasuk
dari segi penonton hingga
struktur manjemen yg jelas
& juga dlm segi pengelolaannya," kata
Tony. Tony menyebutkan, Join
Committee akan
memulainya 28 Juli
mendatang sesuai perintah
AFC dlm SK yg sudah
diputuskan. “Tugas mereka akan memverifikasi
anggota PSSI, baik dari klub
profesional hingga amatir
se-Indonesia. Disitu akan
diuji kebenarannya, jadi
akan terungkap yg mana klub-klub yg sah menjadi
anggota PSSI sesuai dgn
sejarah klub itu sendiri
maupun klub-klub
kloningan yg palsu hanya
dipaksakan saja itu, begitu juga utk klub-klub yg
belum disahkan dlm
kongres menjadi anggota
PSSI yg seharusnya
dijalankan berdasarkan
statuta PSSI itu sendiri," katanya seolah-olah
menyindir keberadaan
Persija & PSMS abal-abal,
juga utk keberadaan
Persema Malang, PSM
Makassar & Persibo Bojonegoro yg belum sah
menjadi anggota PSSI di
kompetisi IPL tsb.. Menurut dia, adanya
kemungkinan kompetisi
musim depan akan digelar
Desember mendatang.
Sebab, pihak yg
menanganinya harus memiliki persiapan khusus
utk menggelar kompetisi
bergengsi tsb. “Setelah
kongres Join Committee
23-24 September nanti,
kemungkinan kompetisi baru bisa digelar Desember
krn mengukur waktu
persiapan yg harus
dilakukan badan liga,"
tutupnya. Diketahui, Join Committee
sendiri diketuai Todung
Mulya Lubis beserta
anggota dari PSSI, Djohar
Arifin Husin, dan KPSI KLB
Ancol dgn La Nyalla Mattalitti sebagai ketuanya.
Mengenai kompetisi mana
yg legal, akan diumumkan
JC pada kongres 23
September hingga 24
September mendatang.